Company Profile PT TIMAH (Persero) Tbk., Kode Saham TINS, Investasi Tren Pasar Dan Insight Hari Ini Bagi Investor
PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) merupakan perusahaan pertambangan logam timah milik negara yang diklaim sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia. Sejarah penambangan timah di Pulau Bangka telah dimulai sejak penemuan bijih timah pada 1709, sementara bentuk usaha perusahaan saat ini terbentuk setelah berbagai transformasi dari perusahaan tambang peninggalan era kolonial hingga menjadi PT TIMAH pada 1976.
Perusahaan menjalankan tiga pilar bisnis utama, yaitu penambangan timah, hilirisasi timah, dan penambangan non-timah seperti batubara, nikel, serta pasir kuarsa. Produk logam timah perusahaan, yaitu Banka Tin dan Mentok Tin, tercatat di London Metal Exchange, dengan hampir 95% penjualan ditujukan untuk pasar ekspor.
Nama Perusahaan: PT TIMAH (Persero) Tbk
Kode Saham: TINS
Sektor: Barang Baku – Sub Sektor: Logam & Mineral
Tanggal IPO: 19 Oktober 1995
Alamat Kantor Pusat: Jl. Medan Merdeka Timur No. 15, Jakarta 10110
Website: www.timah.com
Saham TINS Bergerak di Sektor Apa?
Saham TINS tercatat di Bursa Efek Indonesia pada sektor Barang Baku dengan sub sektor Logam & Mineral. Bisnis utama perusahaan adalah penambangan dan peleburan timah, dengan wilayah izin usaha pertambangan yang membentang di darat dan lepas pantai di Kepulauan Bangka Belitung.
Selain timah, perusahaan juga memiliki lini usaha pendukung seperti jasa bengkel, konstruksi, galangan kapal, transportasi, dan pengembangan properti, dengan sekitar 3.900 karyawan. Perusahaan merupakan satu-satunya anggota International Tin Association yang beroperasi di lepas pantai, serta menjadi bagian dari holding pertambangan MIND ID.
Manajemen dan Pengurus Perusahaan
Berdasarkan informasi terbaru perusahaan, susunan pengurus PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) terdiri dari:
Dewan Komisaris
Agus Rohman – Komisaris Utama/Komisaris Independen
Yuslih Ihza Mahendra – Komisaris Independen
M. Hita Tunggal – Komisaris Independen
Rizani Usman – Komisaris
Eniya Listiani Dewi – Komisaris
Dewan Direksi
Restu Widiyantoro – Direktur Utama
Fina Eliani – Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
Nur Adi Kuncoro – Direktur Operasi dan Produksi
Pemilik dan Pengendali Saham TINS
Struktur pemegang saham TINS per 31 Agustus 2026 menunjukkan bahwa pengendali utama perusahaan adalah PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID dengan kepemilikan 65% saham Seri B. Negara Republik Indonesia melalui Badan Pengaturan BUMN juga memegang satu lembar saham Seri A Dwiwarna yang memberikan hak khusus kepada pemerintah.
Sisa sekitar 35% saham dimiliki oleh publik, dengan jumlah pemegang saham di bawah 5% mencapai sekitar 41 ribu investor pada Maret 2026. Seluruh anggota dewan komisaris dan direksi tercatat tidak memiliki saham TINS, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Sekilas Sejarah PT TIMAH (Persero) Tbk
Perjalanan TINS bermula dari penemuan bijih timah di Pulau Bangka pada 1709, yang kemudian berkembang menjadi industri pertambangan besar di bawah pengelolaan pemerintah kolonial, lalu perusahaan negara. Perusahaan resmi melakukan IPO di bursa efek pada 19 Oktober 1995, menjadikannya salah satu perusahaan tambang milik negara yang tercatat di pasar modal.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan diperkuat oleh perubahan struktur induk di bawah MIND ID dan pengelolaan aset negara melalui Danantara. Pada 2025, pemegang saham merombak jajaran komisaris dan direksi, dilanjutkan dengan penyegaran struktur direksi pada RUPST 2026, termasuk menghapus posisi wakil direktur utama dan menggantinya dengan Direktur Strategi Korporasi dan Pengembangan Usaha.
Status Perdagangan dan Kinerja Pasar Terbaru
Saham TINS merupakan salah satu emiten pertambangan BUMN dengan jumlah saham beredar sekitar 7,45 miliar lembar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan membukukan laba bersih sekitar Rp1,31 triliun pada tahun buku 2025, dengan produksi bijih timah sekitar 18,6 ribu ton Sn dan volume penjualan logam timah sekitar 16,6 ribu metrik ton.
Berdasarkan keputusan RUPST 2026, perusahaan membagikan dividen sebesar Rp656,8 miliar atau setara 50% dari laba bersih tahun buku 2025. Kebijakan dividen tersebut menjadi salah satu sorotan investor, di samping dinamika harga timah global dan penyegaran manajemen yang dilakukan pemegang saham.
Tren Pasar dan Alasan Investor Mulai Melirik TINS
Beberapa faktor yang membuat investor memperhatikan saham TINS antara lain:
Posisi sebagai produsen timah terbesar kedua di dunia dengan sejarah hampir tiga abad.
Pembagian dividen sebesar 50% dari laba bersih tahun buku 2025.
Orientasi ekspor yang kuat dengan produk tercatat di London Metal Exchange.
Pertumbuhan jumlah investor ritel yang terus meningkat sepanjang 2026.
Dukungan struktur kepemilikan negara melalui MIND ID dan Danantara.
Diversifikasi bisnis ke hilirisasi timah dan pertambangan non-timah.
Risiko dan Tantangan yang Perlu Diperhatikan Investor
Meski memiliki posisi industri yang kuat, terdapat beberapa risiko yang perlu menjadi perhatian investor:
Fluktuasi harga timah global yang sangat memengaruhi pendapatan dan laba perusahaan.
Isu tata kelola dan hukum terkait kasus tata niaga timah periode 2015 hingga 2022.
Maraknya penambangan ilegal di wilayah izin usaha pertambangan perusahaan.
Perubahan pengurus yang relatif sering dalam beberapa periode terakhir.
Risiko lingkungan dan kewajiban reklamasi pada kegiatan penambangan, terutama di lepas pantai.
Insight Hari Ini untuk Investor
Dari sisi fundamental, PT TIMAH (Persero) Tbk merupakan salah satu pemain utama industri timah dunia dengan basis cadangan, sejarah operasional, dan merek logam yang telah diakui di pasar global. Laba bersih yang positif pada 2025 dan pembagian dividen separuh dari laba menjadi sinyal perbaikan setelah periode tekanan yang dialami perusahaan.
Penyegaran manajemen, upaya hilirisasi, dan dukungan induk usaha BUMN menjadi katalis yang layak dipantau investor dalam jangka menengah, meski tetap perlu diimbangi dengan kewaspadaan terhadap volatilitas harga timah serta risiko tata kelola. Bagi investor yang mencari eksposur pada sektor pertambangan logam dengan latar belakang BUMN, TINS masih menjadi salah satu emiten yang layak masuk daftar pantauan investasi.
Kesimpulan
PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) merupakan produsen timah terbesar kedua di dunia yang menjadi bagian dari holding pertambangan MIND ID dan dikendalikan negara. Berbekal posisi industri yang kuat, orientasi ekspor yang besar, laba bersih yang positif, serta kebijakan dividen yang berlanjut, saham TINS tetap menjadi salah satu emiten sektor barang baku yang menarik untuk dipertimbangkan oleh investor jangka menengah maupun jangka panjang, dengan tetap memperhatikan risiko harga komoditas dan tata kelola.
Company Profile PT Teladan Prima Agro Tbk., Kode Saham TLDN, Investasi Tren Pasar Dan Insight Hari Ini Bagi Investor
Company Profile PT Omni Inovasi Indonesia Tbk., Kode Saham TELE, Investasi Tren Pasar Dan Insight Hari Ini Bagi Investor
Which of the following describes what you are primarily looking for in an opportunity?
Select One:

