Company Profile PT Ifishdeco Tbk, Kode Saham MFIN, Investasi Tren Pasar dan Insight Hari Ini bagi Investor
PT Ifishdeco Tbk (IFSH) adalah perusahaan Indonesia yang bergerak di sektor pertambangan mineral penting (critical minerals) dengan fokus utama pada penambangan dan pemasaran sumber daya nikel serta silika. Perusahaan ini merupakan salah satu emiten yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan telah berkembang menjadi pemain penting dalam industri nikel Indonesia dengan kegiatan yang mencakup eksplorasi, produksi, transportasi, dan penjualan bijih nikel yang ditujukan untuk pasar domestik dan ekspor.
Jenis Usaha Utama dan Sektor yang Digeluti
Jenis Usaha Utama:
Eksplorasi, penambangan, dan produksi mineral nikel dan silika, termasuk kegiatan operasional di area konsesi di Sulawesi Tenggara.
Pengembangan infrastruktur tambang, produksi komoditas bijih nikel (nickel ore), serta pemasaran hasil komoditas tersebut ke pelanggan domestik dan internasional.
Perusahaan juga melakukan aktivitas transportasi dan perdagangan komoditas mineral serta pengelolaan logistik terkait.
Sektor yang Digeluti:
Barang Baku / Pertambangan Mineral Nikel di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham IFSH.
Anak Usaha atau Entitas yang Dimiliki
PT Ifishdeco Tbk memiliki beberapa entitas anak yang mendukung kegiatan usaha utama, antara lain:
PT Sarana Bumi Minerindo – anak usaha dalam bidang pemilik saham untuk mendukung pertambangan.
PT Patrindo Jaya Makmur – anak perusahaan yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh IFSH untuk memperluas kegiatan pertambangan.
PT Hangtian Nur Cahaya / PT Silica Nusantara Mineral – unit usaha yang fokus pada penambangan dan pengolahan silika (quartz sand) sebagai komoditas mineral tambahan.
Melalui anak perusahaannya PT Bintang Smelter Indonesia (BSI), IFSH juga terlibat dalam pengolahan komoditas menjadi Nickel Pig Iron (NPI) dan Ferronickel Alloy (FeNi) untuk pasar industri logam.
Tahun Pendirian dan Pencatatan Saham
Tahun Pendirian: Perusahaan didirikan pada 9 Juni 1971 dan awalnya bergerak di sektor perikanan sebelum melakukan diversifikasi ke agribisnis dan kemudian pertambangan setelah penemuan kandungan nikel di lahan konsesi mereka.
Pencatatan Saham: Saham PT Ifishdeco Tbk resmi tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia sejak 5 Desember 2019, menjadikannya bagian dari emiten pertambangan mineral di bursa Indonesia.
Direksi & Pejabat Inti
Berdasarkan profil publik terbaru, susunan manajemen dan komisaris perusahaan mencakup:
Presiden Direktur: Muhammad Ishaq
Direktur: Leman Suti
Direktur: Agus Prasetyono
Direktur: Iwan Luison
Presiden Komisaris: Prof. Dr. Akhmad Syakhroza
Komisaris: Oei Harry Fong Jaya
Komisaris: Lina Suti
Komisaris: Michele Mallorie Sunogo
Komisaris: Ryan Fong Jaya
Komisaris: Hongisisilia
Komisaris: Drs. Roesmanhadi, S.H., MH
Susunan ini mencerminkan tim yang bertanggung jawab atas strategi operasional, tata kelola perusahaan, dan pengembangan usaha di sektor pertambangan mineral.
Unit Bisnis Terkini yang Difokuskan
Eksplorasi & Produksi Nikel
IFSH memiliki konsesi tambang di Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dengan total area lahan konsesi sekitar 2.580 hektar dan izin operasi/produksi seluas 800 hektar untuk penambangan nikel.
Pengolahan & Smelting
Melalui entitas anak PT Bintang Smelter Indonesia, perusahaan terlibat dalam pengolahan mineral menjadi Nickel Pig Iron (NPI) dan Ferronickel Alloy (FeNi) sebagai bahan baku penting untuk industri logam dan stainless steel.
Perluasan & Diversifikasi
IFSH terus mengembangkan kemampuan tambang serta peluang akuisisi aset baru untuk memperbesar cadangan mineral nikel dan mempertahankan pertumbuhan jangka panjang di sektor pertambangan.
Posisi Perusahaan
PT Ifishdeco Tbk (IFSH) merupakan salah satu pemain penting di sektor pertambangan nikel dan mineral critical di Indonesia, berperan dalam produksi dan pemasaran bahan baku mineral yang berkontribusi pada rantai pasok industri logam global. Dengan pengembangan sumber daya nikel, aktivitas smelting melalui anak usaha, serta fokus pada ekspansi aset mineral, perusahaan menempatkan dirinya sebagai entitas strategis dalam sektor komoditas mineral penting di Indonesia.
Berita & Perkembangan Terkini
Kinerja Keuangan 2024
Pendapatan: Perusahaan mencatat pendapatan sekitar Rp972,70 miliar sepanjang tahun 2024, turun sekitar 32,13% yoy dibanding tahun sebelumnya.
Laba Bersih: Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun sekitar 60,39% yoy menjadi sekitar Rp83,66 miliar pada 2024, seiring tekanan pasar dan fluktuasi harga nikel.
Ekuitas & Liabilitas: Ekuitas perseroan naik sekitar 6,64% yoy, sementara liabilitas menurun dibanding tahun sebelumnya.
IFSH menargetkan peningkatan volume produksi bijih nikel pada periode 2025-2026 untuk mendukung pertumbuhan usaha.
Pembagian Dividen
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 menyetujui pembagian dividen tunai sekitar Rp25,097 miliar kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2024.
Company Profile PT Indomobil Multi Jasa Tbk, Kode Saham MFIN, Investasi Tren Pasar dan Insight Hari Ini bagi Investor
Company Profile Intikeramik Alamasri Industri Tbk, Kode Saham MFIN, Investasi Tren Pasar dan Insight Hari Ini bagi Investor
Which of the following describes what you are primarily looking for in an opportunity?
Select One:
Optimize Your Website
We'll perform a professional audit of your site and send you a detailed growth report for free.
A Few Details
Where should we send your custom report?
Analysis Started!
Thank you. Our team is checking your site. You'll receive the report in your inbox shortly.

