Lebih dari Pusat Belanja, Begini 23 Paskal Membangun Citra sebagai Destinasi Lifestyle Bandung

Surabaya, Start Friday Asia 23 Paskal Shopping Center hadir bukan sekadar sebagai tempat berbelanja, tetapi sebagai bagian dari perkembangan gaya hidup urban di Kota Bandung. Sejak dibuka pada April 2017, pusat perbelanjaan yang berada di kawasan Paskal Hyper Square ini menggabungkan retail, kuliner, hiburan, dan berbagai aktivitas dalam satu kawasan.

Dengan luas lahan sekitar 60.000 m² dan luas bangunan sekitar 40.000 m², 23 Paskal memiliki skala yang cukup besar untuk membangun pengalaman lifestyle yang lebih beragam. Dalam perspektif Place Branding, strategi tersebut menarik karena identitas sebuah pusat perbelanjaan tidak hanya dibentuk oleh bangunan atau jumlah toko. Pengalaman pengunjung, komposisi tenant, lokasi, serta aktivitas yang berlangsung di dalamnya ikut menentukan bagaimana sebuah tempat dipersepsikan.

Apa yang Membuat 23 Paskal Lebih dari Sekadar Pusat Perbelanjaan?

23 Paskal merupakan pusat perbelanjaan dan lifestyle yang berada di kawasan Paskal Hyper Square, Bandung. Pusat perbelanjaan ini mulai beroperasi pada April 2017 dan dikembangkan dengan konsep yang menggabungkan kebutuhan retail, hiburan, kuliner, serta gaya hidup.

Yang menarik, identitas 23 Paskal tidak hanya dibangun melalui aktivitas jual-beli. Kehadiran tenant dari kategori fashion, kecantikan, kuliner, hiburan, hingga kebutuhan sehari-hari membuat pengalaman pengunjung menjadi lebih beragam. Data penelitian sebelumnya bahkan mencatat terdapat lebih dari 275 gerai dalam berbagai kategori.

Beberapa elemen yang membentuk citra lifestyle 23 Paskal antara lain:

  • Fashion dan retail

  • Kuliner dan restoran

  • Hiburan

  • Kecantikan

  • Supermarket

  • Fasilitas keluarga

  • Event dan aktivitas komunitas

Siapa yang Menjadi Target Pengunjung 23 Paskal?

Target 23 Paskal tidak terbatas pada satu kelompok konsumen. Keberagaman tenant membuat pusat perbelanjaan ini dapat menjangkau pelajar, mahasiswa, keluarga, pekerja, wisatawan, hingga konsumen yang mencari produk fashion dan lifestyle.

Lokasinya di kawasan Paskal Hyper Square juga memberikan keuntungan tersendiri. Kawasan tersebut tidak hanya terdiri dari pusat perbelanjaan, tetapi juga memiliki aktivitas komersial lain serta fasilitas pendidikan dan hospitality di sekitarnya. Kondisi ini menciptakan potensi arus pengunjung dari berbagai kebutuhan.

Dari sisi lifestyle, pengunjung tidak selalu datang dengan tujuan yang sama. Seseorang dapat datang untuk berbelanja fashion, sementara pengunjung lain datang untuk menikmati kuliner atau hiburan. Pola tersebut membuat 23 Paskal memiliki peluang membangun multiple reasons to visit dalam satu destinasi.

Mengapa 23 Paskal Memilih Membangun Citra sebagai Destinasi Lifestyle?

Persaingan pusat perbelanjaan membuat konsep “tempat belanja” saja semakin sulit menjadi pembeda. Pengunjung kini dapat memperoleh produk melalui berbagai kanal, termasuk marketplace dan toko online. Karena itu, pusat perbelanjaan perlu menawarkan sesuatu yang tidak mudah digantikan oleh transaksi digital: pengalaman.

23 Paskal memiliki modal tersebut melalui kombinasi retail, kuliner, hiburan, dan aktivitas dalam satu kawasan. Kehadiran tenant seperti fashion, restoran, kecantikan, hingga bioskop membuat pengunjung memiliki alasan untuk datang meskipun tidak sedang memiliki kebutuhan belanja tertentu.

Pendekatan ini juga relevan dengan konsep Place Branding, karena citra sebuah tempat terbentuk dari pengalaman yang berulang. Ketika pengunjung mengasosiasikan 23 Paskal dengan aktivitas belanja, makan, menonton, berkumpul, atau menikmati waktu luang, maka fungsi tempat tersebut berkembang menjadi bagian dari gaya hidup.

Beberapa faktor yang mendukung positioning tersebut:

  • Lokasi strategis di kawasan Paskal

  • Luas area sekitar 60.000 m²

  • Lebih dari 275 gerai berdasarkan data penelitian sebelumnya

  • Kombinasi retail, kuliner, dan hiburan

  • Terintegrasi dengan aktivitas kawasan sekitar

  • Menawarkan pengalaman selain transaksi

Kapan 23 Paskal Mulai Berkembang sebagai Destinasi Lifestyle?

23 Paskal Shopping Center mulai beroperasi pada April 2017. Sejak awal, pusat perbelanjaan ini tidak hanya diarahkan sebagai tempat transaksi retail, tetapi juga sebagai ruang yang menggabungkan fashion, kuliner, hiburan, dan aktivitas gaya hidup di Bandung.

Perkembangannya semakin terlihat pada 2025, ketika 23 Paskal menghadirkan New Extension. Soft opening dilakukan pada 26 Juli 2025, kemudian peluncuran resminya berlangsung pada 23 September 2025. Ekspansi ini membawa tenant baru serta konsep hiburan tambahan.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa positioning 23 Paskal terus berkembang mengikuti kebutuhan konsumen urban. Tidak berhenti pada toko dan restoran, perluasan area digunakan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam, termasuk entertainment dan fasilitas yang mendukung aktivitas keluarga.

Di Mana 23 Paskal Membangun Identitasnya sebagai Lifestyle Destination?

23 Paskal berada di kawasan Paskal Hyper Square, Bandung, sebuah lokasi yang memiliki akses terhadap berbagai aktivitas komersial dan mobilitas kota. Posisi ini menjadi salah satu aset penting dalam membangun citra sebagai destinasi lifestyle.

Lokasi strategis membuat 23 Paskal dapat menjangkau pengunjung dengan kebutuhan yang beragam. Pengunjung dapat datang untuk berbelanja, menikmati kuliner, mencari hiburan, menghadiri event, maupun sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

Identitas tempat juga semakin diperkuat melalui penggunaan area internal sebagai ruang pengalaman. Salah satu contohnya adalah Hejo Main Atrium, yang pada Juni 2026 digunakan sebagai lokasi The Coach Tabby Tour ketika brand tersebut membawa instalasi immersive ke Bandung untuk pertama kalinya.

Bagaimana 23 Paskal Membangun Citra sebagai Destinasi Lifestyle?

23 Paskal membangun citra lifestyle melalui kombinasi tenant, pengalaman, event, komunitas, dan ekspansi ruang. Strategi ini membuat alasan seseorang berkunjung tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan membeli produk.

Salah satu indikatornya adalah aktivitas komunitas. Melalui Bandung Starts Here 2026, 23 Paskal memosisikan diri sebagai ruang bagi komunitas, seniman lokal, dan pelaku industri kreatif untuk berekspresi serta berkolaborasi.

Strategi lainnya adalah menghadirkan pengalaman brand secara langsung. The Coach Tabby Tour pada Juni 2026 menjadi contoh bagaimana area mall dapat digunakan sebagai ruang experiential marketing, sedangkan Bobby's Burger Pop-Up pada Juni–Juli 2026 menunjukkan pendekatan menghadirkan konsep kuliner baru untuk menarik pengunjung.

23 Paskal Shopping Center
Indikator Keterangan Tahun Fokus Target Keunggulan Strategi
23 Paskal Destinasi lifestyle Bandung 2017 Retail & entertainment Konsumen urban Lokasi strategis Place Branding
Traffic >1 juta pengunjung/bulan 2025 Shopping & lifestyle Warga & wisatawan Traffic tinggi Destinasi lifestyle
Extension +6.000 m² 2025 Retail & entertainment Pasar urban Area lebih luas Ekspansi pengalaman
Ruang Ritel 47.000 m² 2025 Retail & lifestyle Lintas segmen One-stop destination Penguatan citra lifestyle

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Ingin Place Branding Fripipel Se-Kuat Destinasi Lifestyle Seperti 23 Paskal?

Di tengah persaingan pusat perbelanjaan yang semakin ketat, memiliki banyak tenant saja belum cukup untuk menarik pengunjung. Dibutuhkan strategi Place Branding yang mampu membangun identitas destinasi, menciptakan pengalaman pengunjung, dan menjadikan sebuah tempat lebih relevan dengan gaya hidup masyarakat seperti yang dilakukan 23 Paskal.

Jika Fripipel ingin:

  • Membangun identitas tempat yang kuat dan mudah dikenali pasar.

  • Meningkatkan daya tarik melalui Place Branding yang konsisten.

  • Menciptakan pengalaman pengunjung yang berkesan.

  • Membedakan destinasi dari pusat perbelanjaan kompetitor melalui positioning yang kuat.

  • Meningkatkan loyalitas pengunjung melalui kombinasi retail, kuliner, hiburan, dan lifestyle.

Maka Fripipel membutuhkan strategi branding yang terintegrasi.

Maka Fripipel membutuhkan strategi branding yang terintegrasi.

Saatnya produk Fripipel tidak hanya dikenal, tetapi juga menjadi pilihan utama di pasar.

Start Friday Asia Brand & Business Strategy Consulting membantu brand berkembang melalui:

  • Branding & positioning strategy

  • Website dan landing page berbasis SEO

  • Content strategy yang relevan dengan tren

  • Digital campaign untuk meningkatkan exposure

Pastikan brand Fripipel tampil bersama Start Friday Asia Brand & Business Strategy Consulting. Integrasikan layanan Business Consulting sertaBrand Strategy Consulting untuk menciptakan Product Branding yang lebih kuat dan kompetitif.

Baca juga:

Rian Kurniawan - Start Friday Asia Brand and Business Strategy Consulting

Helps Your Business Grow Meaningfully. Since 2012, we've been helping luxury and premium businesses, from boutique hotels to fashion brands, build strong identities and strategies that generate real growth. Now with AI powered insights for faster, more informed decisions.

https://startfriday.asia
Previous
Previous

Hotel Darmo Surabaya: Strategi Membangun Identitas Hotel di Pusat Kota yang Semakin Kompetitif

Next
Next

Mall Bali Galeria: Mengapa Tetap Menjadi Salah Satu Destinasi Belanja Favorit di Bali?