Branding Dulu Atau Jualan Dulu?
Masih banyak pertanyaan yang sering muncul tentang sebaiknya branding dulu atau jualan dulu yang biasanya ditanyakan oleh para pebisnis yang baru akan memulai usahanya. Jika kita lihat lagi jualan sendiri memiliki arti yaitu mencari nafkah dengan memperjualkan sesuatu bisa dalam bentuk sebuah produk ataupun jasa. Jualan ini tidak mensyaratkan adanya tatap muka secara langsung antara penjual dan pembeli, entah itu saat menawarkan produknya atau bahkan saat akan melakukan sebuah transaksi, karena di era digital seperti saat ini yang segala sesuatunya sudah bisa dilakukan secara online. Di era yang segala sesuatunya sudah menjadi sangat mudah termasuk berjualan, sehingga menimbulkan banyaknya produk baru yang bermunculan dan menyebabkan tingkat persaingan menjadi semakin ketat. Karena hal inilah akhirnya banyak orang yang mulai melakukan branding untuk menentukan strategi untuk memperkuat posisinya diketatnya persaingan pasar.
Selama ini banyak orang beranggapan bahwa branding hanyalah sebuah design logo, slogan, kartu nama, hingga brosur. Bahkan ada yang beranggapan ketika bisnis tersebut telah memiliki logo maka dianggap sudah memiliki "branding". Sebenarnya memang benar bahwa logo termasuk dari branding, namun logo hanya termasuk sebagai salah satu komponen kecilnya saja. Sedangkan branding sendiri memiliki banyak komponen didalamnya, singkatnya branding merupakan sebuah proses untuk menanamkan image dari suatu brand kedalam benak konsumen.
Kembali ke pertanyaan awal, branding dulu atau jualan dulu? Bagi pelaku usaha yang memiliki modal terbatas maka biasanya mereka akan memprioritaskan jualan terlebih dahulu. Karena dari jualan tersebut mereka akan mendapatkan keuntungan. Biasanya mereka akan memilih untuk melihat kondisi lapangan terlebih dahulu baru kemudian menyesuaikan diri. Sedangkan untuk pelaku usaha yang lebih leluasa modalnya, mereka akan memilih untuk mempersiapkan brand mereka secara matang terlebih dahulu, seperti menentukan target pasar yang akan dituju, menciptakan slogan yang tepat, menggunakan media promosi yang relevan, membuat design visual yang dapat mewakili produk atau jasa yang Anda tawarkan, karena sebenarnya hal ini merupakan kunci awal yang sangat penting bagi usaha yang sukses.
Bisa disimpulkan bahwa apa yang membuat konsumen membeli produk tersebut adalah karna jualannya, tapi apa yang membuat konsumen membelinya lagi, lagi, dan lagi adalah karena brandingnya. Dengan melakukan branding, Anda dapat memberikan kesan yang disebut dengan brand image. Dari brand image ini, Anda bisa mengarahkan kesan seperti apa yang ingin Anda sampaikan kepada konsumen, namun tidak bisa dipastikan juga apakah kesan tersebut akan tersampaikan seperti yang Anda inginkan atau tidak. Karena brand image sendiri lahir dari penilaian subyektif konsumen berdasarkan aktivitas branding yang Anda lakukan.
Frippel dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber Startfriday.asia
Ketinggalan informasi bisa bikin kamu insecure, Frippel. Yuk, ikuti artikel terbaru Startfriday.asia dengan mengklik tombol bintang di Google News .
Why You Can Trust Start Friday Asia
Sebagai firma konsultasi strategi brand dan bisnis berskala internasional, Start Friday Asia Brand and Business Strategy Consulting mengintegrasikan kekuatan data analitik yang presisi dengan intuisi kreatif yang progresif untuk membedah secara global sekitar 50 juta merek atau bisnis baru yang lahir dari berbagai negara setiap tahunnya. Setiap rekomendasi strategis kami disusun melalui riset pasar lintas budaya yang mendalam dan validasi pakar industri global, memastikan bahwa setiap solusi yang kami berikan bukan sekadar tren sesaat, melainkan langkah bisnis berbasis fakta yang aman, kredibel, dan mampu memenangkan persaingan di pasar global.

