Nestlé Emang Senior, Tapi Soal Inovasi Nggak Pernah Kalah Lincah Sama Brand Anak Muda

Nestlé Tunjukkan Kelincahan Inovasi

Surabaya, StarFriday.Asia - Nestlé, meskipun sudah menjadi merek besar dan mapan, terus menunjukkan kelincahan dalam hal inovasi. Contohnya, baru‑baru ini mereka meluncurkan tiga varian baru KitKat Chunky: Funky, Salted Caramel, dan Blue Riband Vanilla, yang menghadirkan kombinasi rasa unik serta pilihan rendah kalori yang menyasar konsumen muda dan pemburu tren baru. Inovasi ini bukan hanya soal rasa baru. Melalui lini produk kreatif seperti ini, Nestlé memperlihatkan bagaimana mereka memperbarui merek klasik untuk tetap relevan dan segar di mata konsumen zaman now, tanpa kehilangan warisan identitas mereka!

Inovasi ini didorong oleh tim internal Nestlé yang aktif memantau tren konsumen global dan menggabungkannya dengan keahlian dari divisi R&D dan global brand teams. Pemimpin inovasi seperti Ritanbara Mundrey juga memainkan peran penting dalam menjaga kelincahan brand sambil tetap berakar pada riset dan insight konsumen. Sedangkan targetnya? generasi muda dan pecinta snack kreatif yang selalu mencari rasa baru, estetika menarik, dan pengalaman konsumsi yang berbeda dari biasanya. Inovasi jenis ini bukannya hadir secara random, tetapi sengaja diposisikan untuk menjawab selera pasar dinamis.

KitKat Chunky dengan varian baru mulai dirilis pada pertengahan 2025, dengan kehadiran yang cepat di supermarket besar, khususnya di pasar seperti Inggris dan negara-negara Eropa lainnya. Namun sebenarnya, gelombang inovasi Nestlé berlangsung sepanjang 2024–2025. Selain KitKat, mereka juga memperkenalkan produk seperti Coffee mate Cold Foam yang diluncurkan awal 2025, serta brand baru seperti Vital Pursuit, yang mendukung gaya hidup sehat dan tren GLP‑1 diet.

Produk baru ini mulai tersedia di supermarket besar di Inggris seperti Tesco dan Sainsbury’s, serta menjangkau jaringan distribusi global Nestlé lainnya secara bertahap.  Dalam konteks inovasi lebih luas, Nestlé menjalankannya di berbagai lokasi riset dan distribusi global, termasuk pusat R&D di Swiss, Amerika Utara, dan Asia. Lewat Nestlé Youth Entrepreneurship Platform, mereka juga menjalin kerja sama dengan startup generasi muda untuk mengembangkan ide dan prototipe produk inovatif di berbagai negara. 

Fast-Track Innovation dan Teknologi AI

Pertama, Nestlé sadar pentingnya menyentuh generasi konsumen muda (seperti Fripipel) yang memiliki selera tinggi dan cepat berganti tren. Produk baru seperti KitKat Funky punya daya tarik visual dan rasa yang Instagrammable, sekaligus bisa dibagikan dan dicicipi ramai-ramai. Kedua, Nestlé mengadopsi mindset yang disebut "fast-track innovation."

Dimana  Nestlé menyediakan jalur percepatan (accelerator) untuk ide yang menjanjikan, bahkan di luar siklus anggaran biasa. Hal ini menjadikan mereka tetap tangkas dan responsif terhadap pasar sambil memanfaatkan modal warisan brand dan teknologi mutakhir dari AI dan consumer insights.

Mereka menggabungkan pendekatan data-driven insight dan prototype cepat, di mana teknologi AI dan trend analytics digunakan untuk mengenali minat konsumen nih, Fripipel! 

Nestlé Youth Entrepreneurship Platform (YEP)

Mulai dari rasa hingga kemasan yang resonan. Tim R&D lalu merealisasikan ide tersebut lewat prototipe, uji kelayakan, lalu peluncuran barang rupiah secara global. Selain itu, Nestlé juga mendukung inovator muda melalui platform seperti YEP (Youth Entrepreneurship Platform), memberi ruang bagi startup maupun talenta muda untuk menguji dan mempercepat ide-ide makanan dan minuman baru bersama mentor dan fasilitas Nestlé.

Baca juga : Program Menuju Indonesia Emas 2045, Bukan soal pintar tapi berani untuk coba!


Previous
Previous

Nivea Udah Kayak Teman Lama yang Nggak Pernah Ngecewain, dari Pelembab sampai Lip Balm

Next
Next

Nike Bukan Cuma Sepatu, Tapi Gaya Hidup yang Bikin Kita Ngerasa Bisa Lari ke Mana Aja