Workshop Penyusunan Perangkat Ajar Teaching Factory: SMK Negeri 12 Surabaya Gandeng Start Friday Asia & Business Strategy Consulting

Surabaya, 6 Agustus 2026SMK Negeri 12 Surabaya terus melakukan langkah transformasi dalam pengembangan pendidikan vokasi. Dalam proses menuju konsep SMK Model, sekolah tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi siswa sesuai bidang keahlian, tetapi juga mendorong setiap jurusan untuk mampu menciptakan produk, inovasi, maupun proyek yang memiliki nilai dan arah pengembangan yang jelas.

Perubahan ini menjadi bagian dari upaya untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Setiap jurusan diharapkan tidak hanya menghasilkan karya sebagai bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga mulai melihat bagaimana sebuah produk dapat memberikan manfaat, menjawab kebutuhan, dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Untuk mendukung proses tersebut, SMK Negeri 12 Surabaya mempercayakan Start Friday Asia & Business Strategy Consulting sebagai konsultan brand dan strategi bisnis untuk memberikan workshop kepada para guru. Workshop ini berfokus pada pengenalan, pengarahan, dan praktik penyusunan Business Model Canvas atau BMC.

Mengenal Business Model Canvas atau BMC

Business Model Canvas adalah sebuah kerangka kerja yang digunakan untuk membantu memetakan bagaimana sebuah ide, produk, atau bisnis dapat bekerja secara lebih terstruktur.

Secara sederhana, BMC membantu melihat gambaran besar sebuah produk, mulai dari siapa target pengguna atau konsumennya, nilai apa yang ditawarkan, bagaimana produk tersebut menjangkau pengguna, hingga sumber daya dan aktivitas yang dibutuhkan untuk menjalankannya.

Melalui pendekatan ini, sebuah ide tidak hanya berhenti pada pertanyaan “produk apa yang bisa dibuat?”, tetapi berkembang menjadi pertanyaan yang lebih strategis, seperti:

  • Siapa yang membutuhkan produk tersebut?

  • Masalah apa yang ingin diselesaikan?

  • Apa nilai atau keunggulan produk?

  • Bagaimana produk dapat dikembangkan?

  • Apa saja sumber daya yang dibutuhkan?

Pemahaman tersebut menjadi relevan bagi SMK Negeri 12 Surabaya, terutama karena setiap jurusan didorong untuk memiliki kemampuan dalam menciptakan dan mengembangkan produk sesuai kompetensi keahliannya.

Membuka Perspektif Baru bagi Para Guru

Dalam workshop yang berlangsung di SMK Negeri 12 Surabaya, para guru mendapatkan pengenalan mengenai konsep dasar BMC dan bagaimana kerangka tersebut dapat digunakan dalam pengembangan proyek di lingkungan sekolah.

Sesi workshop tidak hanya membahas teori, tetapi juga memberikan pengarahan mengenai setiap elemen dalam BMC. Para peserta kemudian diajak untuk mulai memetakan ide dan menyusun project BMC berdasarkan potensi produk maupun kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing bidang keahlian.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu para guru melihat proses pengembangan produk dengan perspektif yang lebih luas.

Produk yang dibuat oleh sebuah jurusan, misalnya, tidak hanya dinilai dari hasil akhirnya. Produk tersebut juga dapat dianalisis berdasarkan kebutuhan pengguna, manfaat yang ditawarkan, target yang ingin dijangkau, hingga peluang pengembangannya di masa depan.

Dengan begitu, proses pembelajaran dan pengembangan inovasi di sekolah dapat memiliki arah yang lebih terstruktur.

Dari Karya Menjadi Produk yang Memiliki Arah

Transformasi menuju SMK Model membuka peluang bagi setiap jurusan untuk mengembangkan berbagai produk berdasarkan keahlian masing-masing. Namun, kemampuan teknis saja belum tentu cukup untuk membantu sebuah produk berkembang.

Diperlukan pula cara berpikir yang dapat menghubungkan produk, kebutuhan pengguna, nilai yang ditawarkan, dan strategi pengembangannya.

Melalui workshop ini, Start Friday Asia membantu memberikan perspektif tersebut kepada para guru. Para peserta diajak untuk memahami bagaimana sebuah produk dapat dipetakan secara sederhana namun strategis melalui BMC.

Harapannya, pemahaman ini nantinya dapat diteruskan dalam proses pembelajaran, pengembangan proyek, maupun penciptaan inovasi di setiap jurusan.

“Kami percaya setiap jurusan punya potensi untuk menciptakan produk. Bersama Start Friday Asia, kami ingin para guru memiliki cara pandang yang lebih strategis agar setiap produk tidak hanya menjadi karya, tetapi juga punya arah dan peluang untuk berkembang.” — Kepala Sekolah SMK Negeri 12 Surabaya

Kolaborasi untuk Mendukung Transformasi SMK Negeri 12 Surabaya

Kepercayaan SMK Negeri 12 Surabaya kepada Start Friday Asia didasarkan pada kebutuhan untuk menghadirkan perspektif dari dunia brand dan strategi bisnis ke dalam proses pengembangan pendidikan vokasi.

Sebagai konsultan yang bergerak di bidang strategi brand dan bisnis, Start Friday Asia memberikan pendekatan yang membantu peserta melihat sebuah produk tidak hanya dari sisi pembuatannya, tetapi juga dari sisi nilai, pengguna, dan peluang pengembangannya.

Workshop ini menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat fondasi pengembangan produk di lingkungan SMK Negeri 12 Surabaya.

Ke depan, pemahaman mengenai BMC diharapkan dapat membantu setiap jurusan menyusun proyek dengan arah yang lebih jelas dan terukur. Dengan demikian, produk yang lahir dari proses pembelajaran dapat berkembang tidak hanya sebagai hasil karya, tetapi juga sebagai inovasi yang memiliki nilai dan potensi.

Melalui kolaborasi ini, SMK Negeri 12 Surabaya dan Start Friday Asia menghadirkan ruang belajar baru yang menghubungkan kompetensi vokasi, kreativitas, pengembangan produk, serta cara berpikir strategis.

Rian Kurniawan - Start Friday Asia Brand and Business Strategy Consulting

Helps Your Business Grow Meaningfully. Since 2012, we've been helping luxury and premium businesses, from boutique hotels to fashion brands, build strong identities and strategies that generate real growth. Now with AI powered insights for faster, more informed decisions.

https://startfriday.asia
Previous
Previous

Levi’s Jeans: Bagaimana Produk Denim Ini Bertahan sebagai Ikon Dunia?

Next
Next

Star Time: Strategi Brand Retail Jam Tangan dalam Membangun Loyalitas Konsumen di Era Digital