Company Profile PT Express Transindo Utama Tbk., Kode Saham TAXI, Investasi Tren Pasar Dan Insight Hari Ini Bagi Investor
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI), yang berbisnis dengan nama Express Group, merupakan perusahaan transportasi darat yang berkantor pusat di Jakarta dan dikenal luas melalui layanan taksi Express. Perusahaan berdiri pada 11 Juni 1981 dengan nama PT Kasih Bhakti Utama sebagai perusahaan perdagangan dan distribusi, kemudian beralih ke bisnis transportasi darat dan berganti nama pada 1991.
Selain taksi reguler dengan merek Express dan Eagle, perusahaan juga menawarkan layanan taksi premium Tiara Express serta penyewaan bus wisata dan limusin dengan merek Eagle High. Pada 2002, perusahaan mulai menerapkan skema kemitraan, di mana pengemudi dapat mengoperasikan unit kendaraan milik perusahaan dalam jangka waktu lima hingga tujuh tahun.
Nama Perusahaan: PT Express Transindo Utama Tbk
Kode Saham: TAXI
Sektor: Transportation & Logistics – Sub Sektor: Transportasi
Tanggal IPO: 2 November 2012
Alamat Kantor Pusat: Gedung Express, Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 11, Jakarta 11160
Website: www.expressgroup.co.id
Saham TAXI Bergerak di Sektor Apa?
Saham TAXI tercatat di Bursa Efek Indonesia pada sektor Transportation & Logistics dengan sub sektor Transportasi. Bisnis perusahaan terbagi dalam tiga layanan utama, yaitu taksi reguler, taksi premium, dan bisnis transportasi bernilai tambah seperti bus limusin dan layanan charter.
Wilayah operasional perusahaan mencakup Jabodetabek, Surabaya, Semarang, dan Medan untuk taksi reguler, serta Jakarta, Bandung, Bali, dan Lombok untuk layanan bus pariwisata. Perusahaan tercatat sebagai salah satu operator taksi terbesar di Indonesia setelah Blue Bird, meski skala armadanya telah menyusut dibandingkan masa kejayaannya.
Manajemen dan Pengurus Perusahaan
Berdasarkan informasi terbaru perusahaan, susunan pengurus PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) terdiri dari:
Dewan Komisaris
Ari Daryata Singgih – Komisaris Utama
M. Alfan Baharudin – Komisaris Independen
Dewan Direksi
Johannes B.E. Triatmojo – Direktur Utama
Jannes Philipus Chuang – Direktur
Shafruhan Sinungan – Direktur
Pemilik dan Pengendali Saham TAXI
Struktur pemegang saham TAXI memiliki karakteristik yang berbeda dari kebanyakan emiten lain karena perusahaan tidak lagi memiliki pemegang saham pengendali sejak 2019, dan tidak memiliki pemegang saham utama sejak Januari 2023. Kepemilikan saham tersebar luas di kalangan publik, dengan sekitar 94% saham dimiliki oleh masyarakat.
Satu-satunya pemegang saham di atas 5% yang tercatat adalah Po Susanto dengan kepemilikan sekitar 5,6%. Kondisi ini membuat arah strategi perusahaan sangat bergantung pada keputusan manajemen dan dinamika RUPS yang melibatkan para pemegang saham publik.
Sekilas Sejarah PT Express Transindo Utama Tbk
Perjalanan TAXI bermula pada 1981 sebagai perusahaan perdagangan dan distribusi, sebelum beralih menjadi perusahaan transportasi darat pada 1991. Perusahaan resmi melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia pada 2 November 2012, saat industri taksi konvensional masih berada pada puncak kejayaannya.
Kehadiran layanan transportasi daring sejak pertengahan 2010-an menekan bisnis taksi konvensional, termasuk Express. Momentum baru terjadi pada November 2024 ketika perusahaan memperoleh kontrak kerja sama pengadaan jasa transportasi dengan PT Rekan Anak Bangsa, bagian dari GoTo Group, untuk menjalankan layanan taksi bermitra dengan platform aplikasi.
Status Perdagangan dan Kinerja Pasar Terbaru
Saham TAXI merupakan salah satu emiten transportasi dengan kapitalisasi pasar kecil di Bursa Efek Indonesia, tercatat berada di kisaran Rp150 miliar dengan harga saham di level puluhan rupiah per lembar. Perusahaan masih mencatatkan kerugian, tercermin dari rasio harga terhadap laba yang bernilai negatif.
Perusahaan berupaya bangkit melalui sinergi dengan platform transportasi daring serta rencana pengembangan armada kendaraan listrik. Pada 2025, manajemen juga menyampaikan rencana RUPS yang mencakup perubahan anggaran dasar, penambahan kegiatan usaha, serta usulan pergantian anggota dewan komisaris dan direksi dari pemegang saham.
Tren Pasar dan Alasan Investor Mulai Melirik TAXI
Beberapa faktor yang membuat investor memperhatikan saham TAXI antara lain:
Kerja sama strategis dengan GoTo Group melalui PT Rekan Anak Bangsa.
Rencana transformasi armada menuju kendaraan listrik.
Merek Express yang telah lama dikenal luas oleh masyarakat.
Kapitalisasi pasar yang kecil sehingga sensitif terhadap katalis korporasi.
Tidak adanya pemegang saham pengendali sehingga membuka peluang masuknya investor strategis baru.
Rencana perubahan kegiatan usaha dan penguatan tata kelola melalui RUPS.
Risiko dan Tantangan yang Perlu Diperhatikan Investor
Meski memiliki merek yang kuat, terdapat beberapa risiko yang perlu menjadi perhatian investor:
Kondisi keuangan yang masih mencatatkan kerugian.
Persaingan ketat dengan layanan transportasi daring dan operator taksi lain.
Skala armada dan jumlah karyawan yang jauh menyusut dibanding masa lalu.
Ketiadaan pemegang saham pengendali yang dapat memengaruhi stabilitas arah strategi.
Likuiditas saham dan harga saham yang sangat fluktuatif pada level harga rendah.
Insight Hari Ini untuk Investor
Dari sisi fundamental, PT Express Transindo Utama Tbk merupakan salah satu emiten transportasi yang tengah berupaya bertransformasi dari operator taksi konvensional menjadi mitra layanan transportasi berbasis aplikasi. Merek Express yang telah lama dikenal serta kerja sama dengan GoTo Group menjadi modal awal untuk membangun kembali skala bisnis perusahaan.
Rencana pengembangan kendaraan listrik serta penguatan tata kelola melalui RUPS menjadi faktor yang layak dipantau investor dalam jangka menengah, meski tetap perlu diimbangi dengan kewaspadaan terhadap kondisi keuangan yang masih merugi. Bagi investor yang mencari eksposur pada sektor transportasi dengan profil risiko tinggi dan potensi turnaround, TAXI masih dapat masuk daftar pantauan investasi.
Kesimpulan
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) merupakan perusahaan transportasi darat dengan merek taksi Express yang tengah menjalani transformasi bisnis melalui kemitraan dengan GoTo Group dan rencana pengembangan kendaraan listrik. Berbekal merek yang telah dikenal luas, tidak adanya pemegang saham pengendali yang membuka peluang investor strategis baru, serta upaya pembenahan tata kelola, saham TAXI tetap menjadi salah satu emiten sektor transportasi yang dapat dipertimbangkan oleh investor berorientasi turnaround, dengan tetap memperhatikan risiko keuangan yang melekat.
Company Profile PT Tower Bersama Infrastructure Tbk., Kode Saham TBIG, Investasi Tren Pasar Dan Insight Hari Ini Bagi Investor
Company Profile PT Super Bank Indonesia Tbk., Kode Saham SUPA, Investasi Tren Pasar Dan Insight Hari Ini Bagi Investor
Which of the following describes what you are primarily looking for in an opportunity?
Select One:

