Roblox sebagai Ruang Baru Strategi Branding Digital

5 Strategi Branding Brand Global di Roblox yang Bisa Fripipel Tiru!

Surabaya, StartFriday.Asia - Di tengah dunia digital yang makin berkembang, cara brand membangun identitas juga ikut berubah. Nggak cuma soal logo atau slogan, tapi tentang bagaimana brand hadir dan berinteraksi di ruang digital yang dekat dengan audiensnya. Salah satu platform yang sedang banyak dilirik brand global adalah Roblox. Lewat artikel ini, Fripipel bakal diajak buat ngulik 5 strategi branding brand global di Roblox yang bisa jadi inspirasi dan relevan untuk diterapkan di era digital sekarang.

Wardah: Membangun Edukasi Skincare Lewat Dunia Virtual

Apakah Fripipel tahu? Wardah adalah salah satu brand lokal kecantikan yang sukses menjalankan kolaborasi strategi branding dengan Roblox. Salah satu yang paling terkenal adalah campaign "Skinverse", sebuah booth virtual di dunia Roblox di mana orang dapat bermain Roblox sambil belajar tentang skincare, seperti pentingnya menggunakan pelembab dan sunscreen tanpa merasa sedang di jualin produk.

Pemain juga dapat mendapatkan berbagai item gratis yang menarik, seperti headset, lab coat, dan goggles item yang sedang populer di kalangan pemain Roblox. Sehingga Fripipel tidak hanya mendapatkan informasi yang bermanfaat tetapi juga mendapatkan hiburan. Lewat strategi branding ini, Wardah membangun pengalaman edukatif yang menyatu dengan gameplay, membuktikan bagaimana strategi branding brand global yang dapat ditiru dari value dan edukasi.

Sekarang, mereka harus terus berinovasi untuk menarik Gen Z dan Gen Alpha, bahkan masuk ke dunia virtual seperti Roblox. Wardah bukan hanya menerapkan strategi branding untuk menjual barang, tetapi juga menawarkan pengalaman interaktif yang membuat Fripipel senang dan terlibat secara emosional.

Spotify: Mengubah Musik Menjadi Pengalaman Komunitas di Metaverse

Fripipel pasti tidak asing dengan Spotify, sebuah platform streaming musik yang sangat digemari bagi penggemar musik. Spotify berkolaborasi dengan Roblox melalui peluncuran Spotify Island”, sebuah ruang digital resmi Spotify di Roblox yang dirancang sebagai Audio Oasis bagi penggemar musik dan fandom global. Spotify Island adalah contoh nyata bagaimana strategi branding di Roblox bisa dikembangkan menjadi ekosistem komunitas.

Di dalam dunia virtual ini, Fripipel tidak hanya berkumpul tetapi juga menjalani misi interaktif, membuka konten eksklusif, menikmati musik dari berbagai artis, serta mengoleksi merchandise virtual resmi. Strategi branding ini menjadi branding brand global yang dapat ditiru, terutama bagi brand yang ingin membangun loyalitas jangka panjang di kalangan Gen Z.

Spotify Island dikembangkan dalam bentuk pulau-pulau beragam dengan konsep dan genre musik berbeda, termasuk K-Park yang menghadirkan kolaborasi dengan artis K-Pop seperti Sunmi dan Stray Kids yang menargetkan audiens Gen Z yang kuat dalam budaya pop culture. Melalui pendekatan experience-driven branding dan community-based interaction, Spotify menegaskan posisinya sebagai brand streaming musik pertama yang hadir di Roblox, sekaligus membuktikan bahwa metaverse marketing efektif ketika strategi branding brand mampu menampilkan esensi produknya menjadi pengalaman digital yang relevan, interaktif, dan bermakna bagi audiensnya.

Hyundai: Menghadirkan Masa Depan Mobilitas dalam Format Interaktif

Hyundai berhasil meluncurkan game bertema mobilitas masa depan di platform Roblox. Campaign yang dijalankan ialah “Hyundai World”, Hyundai World merupakan ruang virtual Hyundai di Roblox yang memungkinkan pengguna menjelajahi dunia otomotif dalam format yang lebih menyenangkan. Di dalam dunia ini, Fripipel bisa melihat bagaimana mobil Hyundai tidak hanya dipamerkan, tetapi menghadirkan pengalaman melakukan uji coba virtual koleksi mobil - mobil terbaru bahkan menyesuaikan mobil impian Fripipel.

Berbeda dengan showroom konvensional, aktivasi Hyundai di Roblox membangun keterikatan emosional antar pemain. Strategi Branding ini memperlihatkan bagaimana brand otomotif dapat menggandeng Gen Z dan Gen Alpha untuk bebas berekspresi dalam game ini. Dengan hadir di Roblox, Hyundai membuktikan bahwa strategi branding di Roblox juga relevan untuk industri otomotif.

Baca Juga: Apa itu Digital Branding? Strategi Adopsi AI untuk Semua Skala Bisnis

IKEA: Ketika Gamifikasi Bertemu Dunia Kerja Nyata

Kolaborasi IKEA dan Roblox menunjukkan bagaimana brand besar bisa tetap relevan dengan perilaku Gen Z dan Gen Alpha tanpa kehilangan identitasnya. Lewat The Co-Worker Game, IKEA tidak sekadar hadir di dunia virtual, tetapi menciptakan pengalaman yang mengajak Fripipel berinteraksi langsung dengan brand. Aktivasi ini menjadi contoh kuat strategi branding di Roblox yang menyatukan dunia virtual dengan realitas tanpa kita sadari.

Alih-alih promosi produk, IKEA memilih pendekatan experience-first. Fripipel diajak berperan sebagai co-worker virtual melayani pelanggan, menata ruang, hingga bekerja di bistro IKEA versi digital. Yang lebih istimewanya lagi, beberapa peran co-worker ini benar - benar dibayar dengan gaji setara karyawan IKEA London yaitu £13.15 per/jam, jika dirupiahkan setara dengan Rp276.150. Dengan strategi branding ini, IKEA menjadi merek pertama yang memperkenalkan konsep pekerjaan berbayar di Roblox.

Yang membuat kolaborasi ini menonjol adalah koneksi antara dunia virtual dan dunia nyata. IKEA membuka peluang kerja sungguhan dengan sistem seleksi dan bayaran nyata, membuktikan bahwa gamifikasi bisa memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Strategi branding ini menjadikan IKEA sebagai branding brand global yang dapat ditiru, karena tujuannya lebih dari sekedar mengenalkan produk tapi membangun kedekatan nyata dengan Fripipel.

popp: Menanamkan Nilai Brand Sejak Dini Lewat Virtual Playground

Fripipel, siapa nih yang masih asing dengan brand popp? oke ini penjelasan singkatnya, popp adalah brand kidswear eco-friendly yang dirancang untuk para orang tua yang conscious dan peduli pada kesehatan anak. Menggunakan bahan lenzing™ modal yang lembut dan bersertifikasi OEKO-TEX, popp memastikan setiap produknya aman untuk kulit anak yang sensitif dan tidak mengandung EDCs yang berpotensi mengganggu hormon. 

Lewat campaign “popp Little World”, popp menghadirkan ruang virtual di Roblox berupa playground dan outlet digital, tempat Fripipel bisa bermain sambil melihat produk-produk popp. Fripipel dapat mengenakan virtual items popp seperti playset stripes dan daily wear yang bisa dipakai avatar pemain. Tak hanya itu, Fripipel juga dapat langsung memesan produk popp melalui tautan ke website resmi. Setiap pembelian akan mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan voucher potongan harga atau hadiah gratis eksklusif.

Lebih dari sekadar permainan, popp Little World juga berfungsi sebagai virtual popp outlet dan exhibition space yang memperkenalkan nilai di balik setiap koleksinya. Melalui instalasi visual dan storytelling ringan, Fripipel dapat mengenal bahan yang digunakan popp, proses pembuatannya, serta alasan di balik pemilihan kain yang aman dan ramah lingkungan. Strategi branding ini memungkinkan popp membangun pengalaman edukatif yang menyatu dengan gameplay, dan memperkuat kedekatan emosional dengan Gen Z & Gen Alpha sejak dini. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana strategi branding sebuah brand dapat membangun value sejak awal, termasuk saat masuk ke dunia digital sebagai salah satu bentuk strategi branding di Roblox yang relevan dan bisa diterapkan oleh brand lain.

Branding di Roblox: Dari Eksposur ke Pengalaman Bermakna

5 Strategi Branding Brand Global di Roblox yang Bisa Fripipel Tiru!

Dari berbagai contoh di atas, terlihat jelas bahwa Roblox telah berkembang menjadi ruang baru bagi brand untuk membangun kedekatan yang lebih bermakna dengan audiensnya. Wardah, Spotify, Hyundai, IKEA, hingga popp sama-sama menunjukkan bahwa keberhasilan strategi branding di Roblox tidak datang dari seberapa besar promosi yang ditampilkan, melainkan dari seberapa relevan pengalaman yang diciptakan. 

Ketika Strategi branding brand mampu menyatu dengan gameplay, menghadirkan edukasi, hiburan, dan value yang sesuai dengan gaya hidup Gen Z dan Gen Alpha, interaksi pun terasa lebih natural dan emosional. Inilah gambaran bagaimana strategi branding di era digital bergerak ke arah yang berpotensi membawa dampak nyata, baik di dunia virtual maupun di dunia nyata.

Baca Juga: Mengapa Brand Global Mulai Serius Berinvestasi di Roblox sebagai Kanal Marketing 2026

Next
Next

Personal Branding Irfan Setiaputra Direktur Utama Garuda Indonesia (Persero)